Ford Akan Meluncurkan Lima Model Terjangkau Di Tengah Peralihan Dari Mobil Entry-Level

13

Ford Motor Company mengubah kebijakannya dalam melakukan pemotongan pada kendaraan ramah anggaran, dengan mengumumkan rencana untuk memperkenalkan lima model baru dengan harga di bawah US$40.000 di Amerika Serikat. Langkah ini menyusul penghentian beberapa opsi yang lebih murah seperti Escape SUV, Puma, dan lini mobil penumpang yang lebih kecil, sebuah tren yang menyebabkan beberapa pasar global—termasuk Australia—terbatas memiliki opsi Ford yang terjangkau.

Pembalikan: Mengapa Sekarang?

Keputusan ini diambil ketika Ford menyempurnakan strateginya di bawah kepemimpinan CEO Jim Farley, yang secara terbuka menyatakan bahwa perusahaannya tidak akan lagi bersaing secara langsung dengan pabrikan bervolume tinggi dan bermargin rendah seperti Toyota dan Hyundai. Sebaliknya, Ford akan fokus pada perluasan merek ikonik seperti Bronco dan Raptor ke dalam sub-merek yang berbeda, sekaligus memperkenalkan model-model baru dengan harga lebih murah untuk mengisi kesenjangan yang ditinggalkan oleh kendaraan yang dihentikan produksinya. Perusahaan menyadari adanya kebutuhan untuk mengatasi keterjangkauan, terutama ketika para pesaing—termasuk merek-merek baru asal Tiongkok—mendapatkan keunggulan di pasar seperti Australia.

Model Baru dan Dorong Elektrik

Menurut kepala divisi Ford Blue Andrew Frick, kelima model baru ini akan menjadi papan nama yang sepenuhnya baru dan bukan desain ulang mobil yang sudah ada. Perusahaan juga mempercepat pengembangan kendaraan listrik “super terjangkau”, yang pertama kali hadir di ruang pamer pada tahun 2027. Komponen utamanya adalah platform “Universal” baru yang dirancang untuk produksi kendaraan listrik yang hemat biaya, yang berpotensi mencakup fitur mengemudi otonom yang canggih.

Implikasi Global dan Pasar Australia

Ketersediaan model-model baru ini di pasar mobil setir kanan seperti Australia masih belum pasti. Ford telah mengurangi beberapa pilihan anggaran di wilayah tersebut, termasuk Escape dan Puma, meninggalkan kekosongan yang mulai diisi oleh pabrikan Tiongkok. Ford Australia telah mengindikasikan keterbukaan untuk mengimpor model buatan Tiongkok, dengan Bronco New Energy menjadi produk pertama yang dikonfirmasi.

Pergeseran Fokus: Melampaui Keterjangkauan

Strategi Ford yang lebih luas mencakup perampingan jajaran produknya dan memprioritaskan profitabilitas dibandingkan volume. Bill Ford, ketua perusahaan, mengakui merek tersebut perlu memperkuat penawaran mobil penumpangnya, sementara Jim Farley telah berjanji untuk menghilangkan mobil-mobil “membosankan” dari portofolio Ford. Perusahaan berencana untuk memanfaatkan warisannya, memperluas sub-merek yang ada, dan menghindari persaingan langsung di segmen harga terendah.

Kesimpulannya, keputusan Ford untuk memperkenalkan model baru yang terjangkau merupakan respons strategis terhadap tekanan pasar dan perubahan internal. Perusahaan ini bertujuan untuk menyeimbangkan profitabilitas dengan aksesibilitas, sekaligus beradaptasi dengan perubahan lanskap otomotif di mana persaingan semakin ketat, dan preferensi konsumen terus berubah.