2027 Toyota Highlander EV: Peralihan Listrik Meninggalkan Australia

14

Toyota telah meluncurkan Highlander generasi berikutnya, mentransisikan SUV tiga baris yang populer ke powertrain serba listrik di Amerika Utara mulai akhir tahun ini. Langkah ini menandai perubahan yang signifikan, karena Highlander untuk pasar AS – yang dikenal sebagai Kluger di Australia – tidak lagi menawarkan opsi bensin atau hibrida.

Fokus AS, Pengecualian Australia: Meskipun Highlander listrik akan menggantikan model yang ada di AS, Toyota Australia telah mengonfirmasi saat ini tidak ada rencana untuk memperkenalkan versi EV secara lokal. Kluger Hybrid akan tetap tersedia di pasar Australia, menunjukkan adanya perbedaan dalam model strategi antar wilayah. Hal ini karena pasar Australia bergantung pada Kluger untuk pangsa penjualan SUV keluarga yang lebih besar, karena Toyota telah menghentikan produksi Fortuner tujuh kursi di sana.

Dinamika Pasar AS

Peralihan ke kendaraan listrik saja di AS sebagian didorong oleh meningkatnya permintaan kendaraan hibrida, namun juga oleh jajaran SUV Toyota yang lebih luas. Highlander sangat cocok di antara RAV4 dan Grand Highlander yang lebih besar, menawarkan banyak pilihan kepada konsumen. AS juga memiliki Land Cruiser Prado, 4Runner, dan Sequoia, yang tidak ditawarkan di Australia, sehingga memberikan alternatif jika pembeli menginginkan sesuatu yang berbeda.

Detail Highlander EV

Highlander EV 2027 menampilkan desain lebih berani dan boxier dengan ukuran roda berkisar antara 19 hingga 22 inci. Ini sedikit lebih besar dari model sebelumnya, dengan dimensi panjang 5.049mm dan jarak sumbu roda 3.051mm. Interiornya menawarkan tempat duduk untuk enam atau tujuh orang, tergantung konfigurasi, dan mencakup fitur-fitur seperti 18 cupholder, pencahayaan sekitar, dan layar sentuh 14 inci dengan kamera dasbor internal.

Performa dan Jangkauan: Highlander EV akan tersedia dalam konfigurasi penggerak roda depan (165kW/269Nm) atau penggerak semua roda (252kW/438Nm). Pilihan baterainya mencakup paket 77kWh yang menawarkan jangkauan hingga 462km (FWD) atau 434km (AWD), dan paket 95,8kWh yang lebih besar dengan jangkauan hingga 515km (AWD). Waktu pengisian daya sangat kompetitif, dengan pengisian daya 10-80% membutuhkan waktu sekitar 30 menit menggunakan pengisi daya cepat DC. Ini juga mencakup fungsionalitas vehicle-to-load (V2L), yang memungkinkan mobil memberi daya pada perangkat eksternal.

Implikasi Australia

Keputusan untuk mengecualikan Highlander EV dari Australia menimbulkan pertanyaan tentang strategi elektrifikasi jangka panjang Toyota di wilayah tersebut. Meskipun bZ4X dan C-HR listrik direncanakan, tidak adanya model EV utama seperti Highlander dapat menempatkan Toyota pada posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan pesaing seperti Kia (EV9) dan Hyundai (Ioniq 9). Kelanjutan Kluger Hybrid menunjukkan bahwa Toyota memprioritaskan teknologi hibrida untuk saat ini, namun peralihan kendaraan listrik di pasar lain menyoroti percepatan transisi global ke kendaraan listrik.

Highlander EV baru adalah tanda yang jelas bahwa Toyota bergerak maju dengan rencana listriknya, namun bagi pembeli Australia, masa depan Kluger tetap berakar kuat pada teknologi hybrid untuk saat ini.