Ford Kuga Mendapatkan Pengendaraan Hands-Free dengan Teknologi BlueCruise

22

Ford memperluas kemampuan mengemudi “lepas tangan” dengan integrasi teknologi BlueCruise ke dalam model Kuga. Fitur ini memungkinkan mengemudi secara otonom dalam kondisi tertentu, menjadikannya satu-satunya sistem yang saat ini disetujui untuk pengoperasian sepenuhnya handsfree di jalan raya Inggris.

BlueCruise: Apa Artinya dan Cara Kerjanya

BlueCruise menggabungkan radar, kamera, dan kontrol jelajah adaptif untuk menangani kemudi, akselerasi, pengereman, dan penentuan posisi jalur. Sistem ini dirancang untuk menjaga jarak aman dari kendaraan lain di jalan raya dan lalu lintas yang bergerak lambat. Namun, ini bukanlah sistem yang sepenuhnya otomatis; pengemudi harus tetap berhati-hati dan memperhatikan jalan.

Kamera internal memantau pandangan pengemudi untuk memastikan mereka memperhatikan. Jika sistem mendeteksi kurangnya perhatian, sistem akan meminta pengemudi untuk mengambil kendali. Pendekatan ini mencerminkan standar otonomi ‘Level 3’ saat ini, di mana mobil dapat menangani beberapa tugas mengemudi tetapi memerlukan campur tangan manusia bila diperlukan.

Ketersediaan dan Detail Langganan

BlueCruise akan tersedia pada Kuga versi plug-in hybrid dan hybrid, tidak termasuk model bensin Ecoboost manual. Ini juga akan ditawarkan pada Ranger PHEV mendatang. Tidak seperti beberapa pesaingnya, sistem Ford tunduk pada langganan bulanan atau tahunan, dimulai dengan pesanan Kuga baru pada bulan April.

Konteks Inggris

Inggris tertinggal dibandingkan beberapa negara lain dalam hal penerapan mengemudi otonom sepenuhnya, dengan sebagian besar mobil masih terbatas pada otonomi Level 2, sehingga memerlukan masukan pengemudi yang konstan. BlueCruise Ford saat ini merupakan satu-satunya sistem yang disetujui untuk berkendara hands-free di Inggris, sehingga memberikan keunggulan kompetitif dalam bidang teknologi yang sedang berkembang ini.

Penambahan Kuga ke jajaran BlueCruise semakin memperkuat posisi Ford sebagai pemimpin dalam sistem bantuan pengemudi canggih di pasar Inggris. Peluncuran sistem ini kemungkinan akan mempengaruhi adopsi teknologi mengemudi hands-free secara lebih luas seiring dengan berkembangnya peraturan dan meningkatnya permintaan konsumen.