Subaru Australia secara signifikan memperluas penawaran kendaraan hibridanya, menandakan perubahan besar menuju elektrifikasi. Manajer umum perusahaan, Scott Lawrence, telah mengonfirmasi bahwa lebih banyak model hybrid akan hadir di seluruh rangkaian produk, meskipun detail spesifiknya masih dirahasiakan. Langkah ini terkait langsung dengan peraturan New Vehicle Efficiency Standard (NVES), yang mendorong produsen untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar di seluruh portofolionya.
Зміст
Ekspansi Hibrida: Strategi Seluruh Portofolio
Pendekatan Subaru tidak terbatas pada penambahan beberapa opsi hybrid; ini adalah perombakan menyeluruh. Pengenalan Forester Hybrid baru-baru ini, pembaruan pada kendaraan listrik Solterra, dan model Trailseeker hanyalah permulaan. Perusahaan secara aktif menjajaki cara memperluas ketersediaan hybrid di seluruh jajaran produknya. Meskipun belum ada rencana konkret yang diungkapkan untuk Crosstrek S:HEV (strong hybrid) atau Impreza e-Boxer (mild-hybrid), model-model ini kemungkinan merupakan kandidat untuk peningkatan elektrifikasi.
Crosstrek Hybrid: Pesaing Kuat untuk Peningkatan
Subaru Crosstrek, meski masih menjadi pilihan populer di Australia, mengalami penurunan penjualan dibandingkan pesaing seperti Hyundai Kona dan MG ZS. Tahun lalu, hanya 8,9% penjualan Crosstrek yang merupakan varian hybrid (969 unit dari 10.842). Namun, pasar domestik Jepang kini dilengkapi sistem hybrid S:HEV 2.5 liter yang lebih bertenaga di Crosstrek, memberikan peningkatan kinerja dan efisiensi bahan bakar:
- Peningkatan Tenaga: Sistem hybrid menggabungkan mesin 116kW dengan motor listrik 88kW.
- Jangkauan Diperluas: Tangki bahan bakar 64L yang lebih besar (naik dari 49L) meningkatkan jangkauan gabungan hingga lebih dari 1000 km.
- Akselerasi Lebih Cepat: Subaru mengklaim pengurangan 2,1 detik dalam waktu 0-100km/jam.
Khususnya, Crosstrek hybrid sekarang menjadi drivetrain standar di Jepang, dengan mesin bensin dasar dihentikan. Hal ini menunjukkan bahwa Australia mungkin akan melakukan perubahan serupa.
Impreza Hybrid: Peluang yang Terlewatkan?
Meski sukses dengan mobil hybrid seperti Toyota Corolla, Subaru saat ini tidak menawarkan opsi hybrid e-Boxer untuk hatchback Impreza di Australia, meski tersedia di luar negeri. Ketidakhadiran ini bertolak belakang dengan meningkatnya permintaan akan kendaraan hemat bahan bakar, terutama karena penurunan penjualan kendaraan penumpang dan digantikan oleh SUV.
Pertumbuhan Penjualan Hibrid di Australia
Pasar hibrida Australia sedang booming. Pada tahun 2025, penjualan hybrid meningkat 15,3% menjadi 199.133 unit. Toyota mendominasi segmen ini dengan 115.953 registrasi. Subaru mencatat 5.150 penjualan hybrid pada periode yang sama, naik 84,2%, menempatkannya di urutan kedelapan di pasar. Pertumbuhan perusahaan menunjukkan bahwa permintaan konsumen terhadap pilihan yang lebih hemat bahan bakar terus meningkat.
Komitmen Subaru untuk memperluas jangkauan mobil hybridnya selaras dengan tren industri yang lebih luas dan tekanan peraturan. Perusahaan jelas memposisikan dirinya untuk tetap kompetitif dalam lanskap otomotif yang semakin berlistrik.
