Land Rover Freelander Baru Dikonfirmasi untuk China, Peluncuran Inggris Tidak Pasti

30

Land Rover direncanakan untuk menghidupkan kembali papan nama Freelander, namun pada awalnya, model generasi berikutnya ini akan eksklusif untuk pasar Cina. Freelander baru, yang dikembangkan melalui usaha patungan dengan Chery Jaguar Land Rover (CJLR), akan diluncurkan pada 31 Maret.

Strategi yang Mengutamakan Tiongkok

Kebangkitan ini didorong oleh pesatnya pertumbuhan pasar otomotif Tiongkok dan meningkatnya permintaan kendaraan listrik. Kemitraan JLR dengan Chery memanfaatkan efisiensi dan skala produksi Tiongkok serta keahlian desain Land Rover. Freelander awal akan didasarkan pada platform kendaraan listrik Chery, yang bertujuan untuk menghadirkan SUV berteknologi maju dengan harga bersaing di Tiongkok.

Gambar teaser memperlihatkan desain lampu depan modern dengan pengaturan DRL empat elemen yang khas. Kendaraan ini tampak berbentuk kotak dan tegak, mengisyaratkan siluet SUV kokoh yang mengingatkan pada Freelander asli namun diperbarui untuk selera kontemporer.

Pembagian Keuntungan dan Ambisi Global

Pengaturan keuangan antara JLR dan Chery adalah pembagian keuntungan 50:50, yang memastikan kedua belah pihak mendapatkan keuntungan dari usaha tersebut. Freelander baru pertama, yang dijadwalkan dirilis pada paruh kedua tahun 2026, akan menjadi SUV ukuran penuh yang dirancang khusus untuk konsumen Tiongkok. JLR bertujuan untuk menarik pembeli yang paham teknologi dengan kabin yang luas dan antarmuka digital yang canggih.

Mantan CEO JLR Adrian Mardell menyoroti alasan strategisnya: kendaraan ini akan memanfaatkan platform dan basis biaya Tiongkok, sehingga cocok untuk pasar Tiongkok. Keberhasilan usaha ini dapat merevitalisasi pabrik JLR di Changshu, Tiongkok.

Peluncuran di Inggris Masih Belum Dikonfirmasi

Meskipun kendaraan listrik Freelander baru dirancang terutama untuk Tiongkok, JLR mengakui potensi globalnya. Namun, peluncuran di Inggris tidak dijamin. Mardell menyatakan bahwa peluncuran internasional apa pun akan tertunda setidaknya satu tahun setelah penjualan di Tiongkok dimulai, bergantung pada kelangsungan bisnis dan faktor lainnya. Pimpinan JLR saat ini belum mengeluarkan pernyataan publik mengenai masalah tersebut.

Posisi Harga

Freelander baru diperkirakan akan dijual dengan harga di bawah model Defender yang sudah ada, yang dibanderol mulai sekitar £60.000 di Inggris. Namun, biaya ekspor kemungkinan akan membuat kendaraan tersebut lebih mahal jika ditawarkan di pasar Eropa.

Kebangkitan Freelander mewakili perubahan signifikan bagi Land Rover, memprioritaskan pasar Tiongkok sementara pembeli Inggris menunggu potensi ketersediaan di masa depan. Strategi ini menggarisbawahi semakin pentingnya Tiongkok sebagai penggerak utama bagi produsen otomotif global.