Leapmotor, produsen mobil Tiongkok yang didukung oleh Stellantis, bersiap untuk mencapai pertumbuhan pesat di Eropa dengan gelombang peluncuran kendaraan baru selama dua tahun ke depan. Perusahaan berencana untuk menggandakan penjualannya di Eropa menjadi lebih dari 100.000 unit pada tahun 2026, memperkenalkan tiga model baru – termasuk opsi hibrida dan listrik – untuk bersaing langsung dengan merek-merek utama Eropa seperti Volkswagen.
Зміст
Hybrid Range-Extender Memimpin Serangan
Dorongan besar pertama Leapmotor adalah B10 SUV, hibrida plug-in dengan teknologi range-extender. Model ini menggabungkan baterai 18,8kWh untuk jangkauan listrik 50 mil dengan mesin bensin 1,5 liter yang memperluas jangkauan total hingga 559 mil. B10 akan menjadi yang pertama dari banyak range-extender Tiongkok yang memasuki pasar Eropa, menawarkan solusi transisi bagi konsumen yang ragu untuk berkomitmen penuh pada kendaraan listrik. Leapmotor berencana memproduksi B10 di Spanyol, memanfaatkan fasilitas manufaktur Stellantis yang sudah ada.
C10SUV milik perusahaan yang lebih besar juga dilengkapi teknologi perluasan jangkauan ini, yang menawarkan jangkauan WLTP yang lebih jauh lagi, yaitu 602 mil. Kendaraan ini mewakili langkah strategis untuk mengatasi kekhawatiran akan jangkauan dan menawarkan opsi powertrain yang familiar bagi pembeli Eropa.
Model Baru Menargetkan Segmen Utama
Selain hibrida, Leapmotor akan memperluas jajaran produk listrik sepenuhnya dengan dua model baru: B05 hatchback dan B03X crossover. B05, yang diluncurkan pada tahun 2026, dirancang untuk bersaing dengan Volkswagen Golf, menawarkan interior yang lebih besar dan jangkauan sekitar 260 mil. B03X, crossover yang lebih kecil, akan tiba pada awal tahun 2027, menyasar VW ID. Segmen polo.
Peluncuran ini mencakup segmen pasar penting, memposisikan Leapmotor untuk pertumbuhan yang signifikan di Eropa.
Memanfaatkan Kemitraan Stellantis
Ekspansi agresif Leapmotor didukung oleh kemitraan strategisnya dengan Stellantis, yang memegang 51% saham di perusahaan tersebut. Kolaborasi ini memberi Leapmotor akses ke infrastruktur Eropa yang sudah mapan, termasuk pabrik manufaktur, jaringan logistik, dan sistem TI.
“Kami adalah perusahaan rintisan yang memiliki dua orang tua yang baik,” kata CEO Leapmotor International Tianshu Xin. “Induk perusahaan asal Tiongkok menyediakan teknologi dan produk inovatif dengan biaya kompetitif, dan Stellantis memberi saya jaringan Eropa yang kuat.”
Kemitraan ini juga membuka potensi integrasi lebih lanjut, termasuk penggunaan platform dan powertrain Stellantis. Leapmotor sedang mempertimbangkan untuk mengadopsi mesin turbo 1.2 liter Stellantis untuk memperluas pilihan powertrainnya dan bersaing di pasar non-EV.
Ekspansi Ritel yang Pesat
Leapmotor telah membangun kehadiran ritel yang kuat di Eropa, melebihi 800 gerai dan titik layanan hanya dalam waktu satu tahun. Inggris sendiri memiliki 73 lokasi, dengan rencana untuk mencapai 100 lokasi pada akhir tahun 2026. Ekspansi pesat ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk membangun jaringan purna jual yang kuat.
Strategi pertumbuhan ambisius Leapmotor, dikombinasikan dengan kemitraan strategis dengan Stellantis, menempatkannya sebagai pesaing utama di pasar otomotif Eropa yang kompetitif. Kemampuan perusahaan untuk menawarkan produk-produk inovatif dengan harga kompetitif, didukung oleh infrastruktur yang andal, akan sangat penting bagi keberhasilannya.





















