Geely Meluncurkan Sistem Hibrida i-HEV Efisiensi Tinggi untuk Mendorong Ekspansi Pasar Massal

10

Geely secara resmi meluncurkan sistem hybrid generasi berikutnya i-HEV “Intelligent Energy”, menandakan dorongan strategis untuk mendominasi pasar kendaraan penumpang bervolume tinggi. Dengan menggabungkan efisiensi termal yang tinggi dan manajemen energi AI yang canggih, sistem baru ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara mesin pembakaran internal tradisional dan kendaraan listrik sepenuhnya.

Memecahkan Rekor Efisiensi

Inti dari sistem i-HEV adalah mesin hybrid khusus yang memiliki tingkat efisiensi termal 48,4% —salah satu angka tertinggi yang saat ini terlihat pada kendaraan yang diproduksi secara massal. Perangkat keras ini dipasangkan dengan unit penggerak listrik 11-in-1 yang mampu menghasilkan daya sebesar 230 kW.

Sorotan kinerja utama meliputi:
Akselerasi Cepat: Sistem dapat bergerak dari 0 hingga 30 km/jam hanya dalam 1,84 detik, dengan fokus pada responsivitas dalam berkendara di perkotaan.
Efisiensi Bersertifikasi Guinness: Geely telah mendapatkan verifikasi pihak ketiga untuk angka konsumsi bahan bakar gabungan 2,22 L/100 km.
Optimasi AI: Sistem ini menggunakan kecerdasan buatan untuk mengelola aliran energi, sehingga meningkatkan efisiensi keseluruhan sebesar lebih dari 10% dibandingkan versi sebelumnya.

Pergeseran Strategis: Kebangkitan Hibrida

Langkah Geely mencerminkan tren yang lebih luas di industri otomotif Tiongkok. Meskipun peralihan global sangat condong ke arah Kendaraan Listrik Berbaterai (BEV), banyak produsen—termasuk Geely, Chery, dan Changan—menggandakan penggunaan Kendaraan Listrik Hibrid (HEV).

Strategi ini memiliki beberapa tujuan penting:
1. Pengendalian Biaya: HEV biasanya menggunakan baterai yang jauh lebih kecil (sekitar 1–2 kWh) dibandingkan hibrida plug-in atau BEV, sehingga secara signifikan mengurangi paparan terhadap biaya bahan baku yang mudah berubah.
2. Permintaan Konsumen: Seperti yang terlihat pada Toyota, yang melaporkan bahwa kendaraan hibrida menyumbang 42% dari penjualannya pada tahun 2025, terdapat permintaan global yang sangat besar terhadap kendaraan yang menawarkan elektrifikasi tanpa “kecemasan jangkauan”.
3. Lanskap Peraturan: Ketika kebijakan Tiongkok beralih ke pendekatan “netral teknologi” dan mengurangi insentif khusus untuk hibrida plug-in, hibrida konvensional yang sangat efisien menjadi lebih kompetitif.

Peluncuran dan Integrasi Model

Teknologi i-HEV tidak akan terbatas pada model khusus saja; Geely berencana untuk mengintegrasikannya ke dalam papan nama bervolume tinggi yang paling penting. Peluncuran ini dijadwalkan untuk ditingkatkan hingga 2026.

Sistem tersebut akan mendukung berbagai konfigurasi mesin, termasuk varian 1.5L, 1.5TD, dan 2.0TD. Penerapan awal akan fokus pada:
Kata Pengantar Geely (Xingrui): Mencapai konsumsi bahan bakar WLTC 3,98 L/100 km.
Geely Monjaro (Xingyue L): Merekam 4,75 L/100 km.
Ekspansi di masa depan: Paket mencakup model Emgrand dan Boyue.

Varian hybrid baru ini sebagian besar akan mempertahankan desain mereka saat ini tetapi akan menampilkan interior yang ditingkatkan, termasuk sistem infotainment Flyme Auto dan integrasi smartphone tanpa batas melalui Huawei HiCar.

Melampaui Elektrifikasi: Alternatif Metanol

Sembari menyempurnakan teknologi hibrida, Geely tetap menjadi pionir dalam penelitian bahan bakar alternatif. Ketua Li Shufu sering menganjurkan kendaraan bertenaga metanol, dengan menyatakan bahwa metanol memiliki kepadatan energi lebih dari sepuluh kali lipat baterai lithium-ion. Pendekatan ini mengatasi tantangan bobot dan konsumsi energi yang melekat pada transportasi baterai-listrik tugas berat, sehingga menempatkan Geely sebagai pemimpin dalam berbagai jalur energi secara bersamaan.

Peluncuran i-HEV Geely mewakili keseimbangan yang diperhitungkan antara penggerak listrik berperforma tinggi dan pragmatisme ekonomi dari teknologi hibrida, memastikan merek tersebut tetap kompetitif seiring dengan semakin matangnya pasar.

Kesimpulan
Dengan menerapkan sistem i-HEV di seluruh jajaran produk utamanya, Geely memposisikan dirinya untuk menangkap pasar otomotif yang sangat besar: konsumen yang mencari efisiensi tinggi dan biaya pengoperasian rendah tanpa hambatan infrastruktur berupa elektrifikasi penuh.