Berbeda sekali dengan raksasa otomotif seperti Ford, yang sering melakukan penarikan kembali dalam skala besar, Mitsubishi secara historis tidak banyak bicara mengenai cacat keselamatan di pasar AS. Namun, pabrikan kini secara signifikan memperluas pemberitahuan keselamatan sebelumnya, yang memengaruhi lebih dari 108.000 model Outlander.
Masalah Inti: Korosi dan Kegagalan Mekanis
Penarikan kembali ini menargetkan dua generasi spesifik Mitsubishi Outlander:
– Mitsubishi Outlander PHEV 2018–2022
– Mitsubishi Outlander 2014–2020
Permasalahan teknisnya terletak pada silinder penyangga gas yang digunakan untuk mengoperasikan liftgate kendaraan (pintu bagasi belakang). Mitsubishi telah mengidentifikasi bahwa jika silinder ini bersentuhan dengan air asin, komponen logam dapat mengalami korosi dengan cepat.
Ini bukan sekedar masalah kosmetik; korosi dapat melemahkan integritas struktur silinder, sehingga berpotensi menyebabkannya pecah. Jika penyangga rusak saat pintu lift sedang digunakan, hal ini dapat menyebabkan pintu terjatuh secara tidak terduga, sehingga menimbulkan risiko fisik bagi pengguna.
Mengapa Ruang Lingkup Berubah
Pengumuman ini merupakan perluasan dari penarikan kembali yang dimulai pada Agustus tahun lalu. Sebelumnya, intervensi keselamatan Mitsubishi sangat terlokalisasi, hanya menargetkan kendaraan di wilayah tertentu yang dikenal banyak menggunakan garam di jalan raya—seperti Midwest, Northeast, dan sebagian Mountain West.
Keputusan untuk memperluas penarikan produk menunjukkan satu dari dua hal: pabrikan telah mengidentifikasi risiko lingkungan yang lebih luas, atau batasan geografis awal tidak cukup untuk mencakup semua kendaraan yang berpotensi terkena dampak.
Mengapa ini penting:
Di banyak daerah, garam tidak hanya digunakan di jalan raya selama musim dingin; itu juga hadir di udara pesisir dan melalui paparan laut. Dengan memperluas penarikan kembali di luar negara-negara “sabuk garam”, Mitsubishi mengatasi ancaman lingkungan yang lebih luas yang mempengaruhi umur panjang kendaraan dan keselamatan penumpang.
Ringkasan Dampak
Meskipun Mitsubishi tetap menjadi salah satu produsen yang lebih stabil dalam hal frekuensi penarikan kembali, perluasan ini menyoroti bagaimana faktor lingkungan—khususnya paparan garam—dapat mengubah masalah mekanis lokal menjadi masalah keselamatan yang meluas.
Kesimpulan: Mitsubishi memperluas langkah keselamatannya dengan menyertakan lebih dari 108.000 unit Outlander untuk mencegah pecahnya penyangga pintu bagasi yang disebabkan oleh korosi air asin. Pemilik model yang terkena dampak harus memantau komunikasi resmi dari pabrikan mengenai perbaikan.





















