Audi sempat mempertimbangkan untuk membangun supercar bertenaga diesel di akhir tahun 2000-an, memanfaatkan popularitas mesin diesel di Eropa dan kesuksesan balap Le Mans miliknya. Konsep R8 V12 TDI, yang diluncurkan pada tahun 2008, bukan hanya sekedar pameran tetapi juga prototipe yang berfungsi penuh yang menunjukkan model produksi yang berani, meskipun pada akhirnya belum terealisasi.
Bangkitnya Performa Diesel
Pada pertengahan tahun 2000-an, mesin diesel mendapatkan daya tarik karena standar emisi Uni Eropa yang lebih ketat dan insentif pajak. Audi memanfaatkan hal ini dengan memenangkan Le Mans dengan mobil balap R10 TDI-nya, membuktikan bahwa mesin diesel dapat bersaing di level tertinggi motorsport. Publisitas yang dihasilkan menciptakan permintaan akan mobil jalan raya diesel berperforma tinggi, yang mengarah pada beberapa proyek ambisius.
R8 V12 TDI: Diesel Pertama
R8 V12 TDI dirancang sebagai “supercar diesel pertama di dunia”. V12 twin-turbo 5,9 liternya menghasilkan 493 tenaga kuda dan torsi luar biasa 738 lb-ft—jauh lebih banyak daripada R8 V8 standar. Meskipun memiliki tenaga yang besar, Audi mengklaim penghematan bahan bakar sebesar 25 mpg, menjadikannya kendaraan berperforma tinggi yang sangat praktis.
Mobil tersebut telah diuji sepenuhnya, dan pengulas memuji kehalusan dan potensinya sebagai “mobil sport sehari-hari”. Audi awalnya memperkirakan produksi bisa dimulai dalam waktu 18 bulan.
Mengapa Itu Tidak Pernah Terjadi
Meski antusias, Audi membatalkan proyek tersebut. Pergeseran ini kemungkinan besar disebabkan oleh perubahan kondisi pasar dan meningkatnya stigma seputar mesin diesel setelah skandal “Dieselgate” beberapa tahun kemudian. R8 V12 TDI tetap menjadi catatan kaki yang menarik dalam sejarah otomotif, mewakili momen singkat ketika tenaga diesel dianggap sebagai jalur yang layak untuk kendaraan berperforma tinggi.
Mesin yang sama juga direncanakan untuk dipasang pada SUV Q7 dengan spesifikasi teratas, tetapi mesin tersebut juga tidak pernah diproduksi. Audi sempat mengeksplorasi gagasan performa bertenaga diesel sebelum meninggalkannya sama sekali.
Konsep R8 V12 TDI hadir sebagai pengingat bahwa proyek otomotif paling ambisius sekalipun tidak selalu menjadi kenyataan. Ide supercar diesel memang berani, namun pada akhirnya tidak praktis.




















