BMW telah mengonfirmasi bahwa SUV mewah elektrik iX akan dihapuskan dari pasar AS setelah model tahun 2026. Meskipun menerima penyegaran menyeluruh untuk jajaran model tahun 2026, pabrikan mobil tersebut telah memutuskan untuk mengakhiri produksi model tersebut di Amerika untuk memberi ruang bagi era baru mobilitas listrik.
Poros Strategis Menuju “Neue Klasse”
Keputusan untuk menghentikan iX di Amerika bukan merupakan indikasi bahwa model tersebut gagal secara global; BMW menegaskan iX akan terus dijual di pasar internasional lainnya. Sebaliknya, langkah ini mencerminkan perubahan strategis yang lebih luas dalam jajaran BMW di Amerika Utara.
Juru bicara BMW mengklarifikasi bahwa perusahaan mengelola “lingkungan dinamis” dengan mempertahankan portofolio powertrain yang fleksibel. Transisi ini merupakan bagian dari persiapan yang lebih besar untuk kendaraan listrik sepenuhnya generasi berikutnya, yang secara internal dikenal sebagai era “Neue Klasse”.
Tren penggantian arsitektur EV lama dengan platform khusus generasi mendatang menjadi hal yang umum di kalangan produsen mobil lama. Daripada sekadar memperbarui model yang sudah ada, merek-merek tersebut membuka jalan bagi platform baru yang dirancang sejak awal untuk elektrifikasi.
Kinerja dan Konteks Pasar
Sejak debutnya di AS pada tahun 2022, iX telah dikenal karena gayanya yang khas, kabin yang sangat senyap, dan jangkauan jalan raya yang mengesankan. Meskipun menghadapi persaingan ketat dari mesin bensin seperti BMW X5, ia tetap mempertahankan kehadirannya di segmen kendaraan listrik mewah:
- Penjualan 2024: 15.383 unit
- Penjualan 2025: 12.587 unit
Menariknya, meski volume iX lebih rendah dibandingkan X5 bertenaga gas, angka penjualannya justru mengungguli sedan listrik BMW, i5 dan i7, pada periode yang sama. i4 tetap menjadi model listrik paling sukses di AS hingga saat ini.
Apa Selanjutnya untuk Jajaran EV BMW?
Keluarnya iX—bersamaan dengan antisipasi penggantian i4 dengan i3 baru—menandakan restrukturisasi signifikan pada penawaran mobil listrik BMW di Amerika.
Meskipun merek tersebut belum secara resmi mengkonfirmasi penerusnya, ekspektasi industri menunjukkan bahwa pangsa pasar iX akan diambil oleh versi listrik dari BMW X5 generasi berikutnya. Langkah ini akan menyelaraskan merek SUV terpopuler BMW dengan masa depan mobil listriknya, sehingga berpotensi menawarkan pesaing yang lebih langsung terhadap SUV mewah listrik yang sangat sukses yang saat ini mendominasi pasar.
Penghentian iX di AS menandai berakhirnya era gelombang pertama kendaraan listrik khusus BMW, yang membuka jalan bagi jajaran produk listrik generasi berikutnya yang lebih ramping.
