Xiaomi Auto dengan cepat meningkatkan operasi otomotifnya menyusul lonjakan permintaan sedan listrik SU7 barunya. Perusahaan telah mendapatkan lebih dari 40.000 pesanan pasti untuk kendaraan tersebut, dengan lebih dari 7.000 pengiriman diselesaikan hanya dalam sembilan hari sejak diluncurkan pada tanggal 23 Maret. Keberhasilan ini sangat penting karena bertepatan dengan penurunan pesanan untuk model YU7 yang sebelumnya populer.
Dari Hype ke Diversifikasi: Pergeseran Strategi Xiaomi
Awalnya, Xiaomi sangat bergantung pada dukungan pribadi pendirinya, Lei Jun, dan basis “Mi Fan” yang sudah mapan untuk mendorong penjualan awal. Namun, perusahaan menyadari bahwa pendekatan ini tidak berkelanjutan dalam jangka panjang. Untuk membangun jaringan penjualan yang lebih tangguh, Xiaomi telah mempekerjakan Kong Yanshuang, mantan General Manager di Tesla China, untuk memimpin penjualan otomotif. Langkah ini menandakan transisi dari mengandalkan sensasi jangka pendek ke membangun proses penjualan yang profesional dan terukur.
Pergeseran ini juga tercermin dalam strategi produk yang lebih luas. Meskipun SU7 berkinerja baik, permintaan terhadap YU7 telah menurun secara signifikan, dengan waktu tunggu pengiriman menurun dari 33-56 minggu menjadi hanya 7-14 minggu. Pengiriman kumulatif YU7 melebihi 200.000 pada bulan Februari, menunjukkan sebagian besar pesanan awal telah dipenuhi. Pesanan mingguan, yang tadinya kuat, kini turun menjadi sekitar 4.000 unit, menurut data Goldman Sachs.
Saluran Produk Agresif untuk tahun 2026
Untuk menghindari ketergantungan pada satu model “blockbuster”, Xiaomi berencana meluncurkan 4-6 kendaraan baru pada tahun 2026. Jajaran produk ini akan mencakup pilihan kendaraan listrik penuh dan jarak jauh, meliputi sedan, SUV, konfigurasi lima tempat duduk, dan tujuh tempat duduk, dengan harga berkisar antara $29.000 hingga $79.700. Diversifikasi ini dirancang untuk menjangkau segmen pasar kendaraan listrik yang lebih luas.
Model Mendatang: Tampilan Mendetail
- SU7 Executive Extended Version: Versi SU7 yang lebih panjang yang menyasar pembeli mewah, bertujuan untuk bersaing langsung dengan Audi A6L dan Tesla Model S.
- SU5 B-Segment Coupe: Coupe listrik entry-level dan terjangkau dengan harga sekitar $29.000, dirancang untuk memperluas basis pelanggan Xiaomi.
- YU7 GT Performa Tinggi: Varian performa penggerak semua roda motor ganda yang menghasilkan hampir 1.000 tenaga kuda, menyasar para penggemar berkendara.
- YU5 (“Kunlun N1”): SUV jarak jauh lima tempat duduk berukuran sedang yang diposisikan melawan Li Auto L7 dan Aito M7.
- YU7 Extended Range (“Kunlun N2”): SUV jarak jauh dengan lima tempat duduk berukuran sedang yang ditujukan untuk pembeli Li Auto L8 dan Aito M8.
- YU9 (“Kunlun N3”): SUV jarak jauh tujuh tempat duduk ukuran penuh untuk bersaing dengan Li Auto L9 dan Aito M9.
Perluasan rangkaian produk Xiaomi Auto bukan hanya tentang peningkatan volume; ini tentang membangun model bisnis berkelanjutan yang dapat bersaing secara efektif dalam jangka panjang.
Ekspansi agresif perusahaan ke berbagai segmen kendaraan mencerminkan ambisinya untuk menjadi pemain utama di pasar kendaraan listrik yang kompetitif, melampaui sensasi awal dan membangun portofolio produk yang lebih matang dan terdiversifikasi.





















